Minggu, 07 Juli 2019

Pemanfaatan Daun Binahong sebagai Obat Alternatif untuk Penyakit Kolesterol


Melinia Ajeng Wahyudi

            Kolesterol adalah lemak yang didapatkan dari makanan yang terdapat pada tubuh kita dan berpengaruh buruk pada kesehatan. Penyakit ini terdapat senyawa berlilin yang bisa ditemukan pada sel darah kita. Sebenarnya, fungsi kolesterol untuk memproduksi sel-sel sehat dalam tubuh kita. Akan tetapi, manusia yang sudah banyak orang yang mengalami penumpukan lemak di dalam tubunya. Karena di dalam tubuh kita terdapat endapan lemak dan menyebabkan kolesterol tinggi. Terjadi pada saat dimana  tubuh kita mengalami tingkat kolesterol dalam tubuh yang lebih tinggi daripada biasanya. Jika mempunyai penyakit ini bisa menyebabkan penyakit yang serius kalau tidak bisa menjaga tubuh kita yang baik. Bisa juga dapat meningkatkan risiko penyakit lainnya seperti penyakit jantung. Akibatnya, endapan lemak yang telah mempersulit darah untuk melalui arteri. Kondisi seperti ini bisa membuat jantung kemungkinan tidak bisa mendapatkan darah yang lebih atau kaya oksigen yang sesuai dengan kebutuhannya. Dan akhirnya kondisi itu akan menyebabkan meningkatnya risiko serangan jantung.
Di dalam darah terdapat protein yang disebut dengan lipropotein yang dibawa kolesterol. Nah, ada dua jenis utama lipoprotein yaitu lipoprotein dengan kepadatan rendah (LDL) yang bisa disebut dengan kolesterol jahat dan lipoprotein dengan kepadatan tinggi (HDL) yang bisa disebut dengan kolesterol baik. LDL itu untuk mengangkut kolesterol dari organ hati ke sel-sel yang membutuhkannya. Jika jumlah kolesterol melebihi kebutuhan dapat mengendap pada dinding arteri dan menyebabkan penyakit. Sebaliknya, dengan HDL untuk mengangkut kolesterol kembali ke dalam organ hati. Di dalam hati, kolesterol akan dihancurkan oleh hati melalui kotoran. Penyakit ini menjadi salah satu penyakit kronik yang dapat membebani masyarakat baik dari faktor ekonomi, pola makan, maupun kualitas hidup di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penyakit kolesterol ini termasuk penyakit degeneratif yang merupakan penyakit yang bisa dikatakan sebagai pembunuh manusia di Negara dan tidak mengherankan jenis penyakit ini menjadi perbincangan yang menakutkan.
Penyakit ini bisa dikatakan akibat pola hidup yang modern dan pola makan yang mengandung banyak kolesterol dan kurangnya berolahraga. Dari akibat itupun ada pada makanan yang lezat. Zaman sekarang tersebar makanan yang cepat saji dan banyak makanan yang kurang sehat. Sehingga banyak orang yang menyepelekan masalah kesehatan. Apalagi sekarang banyak makanan yang mengandung lemak tinggi. Makanan tersebut bisa kita temui di sekitar lingkungan hidup kita seperti junk food, jeroan daging, seafood-seafood, dan masih banyak makanan yang menyebabkan kadar kolesterol kita tinggi. Dan makanan yang seperti itu harusnya yang kita hindari.
            Untuk saat ini, kolesterol menjadi salah satu ancaman bagi kesehatan manusia yang akan meningkat jumlahnya. Namun, ternyata penyakit ini juga termasuk akibat faktor keturunan. Oleh karena itu, kita harus menjaga tubuh kita sebaik mungkin agar terhidar dari penyakit ini. Jika tidak, akan mengalami kadar kolesterol yang tinggi akibat makanan setiap hari yang kita konsumsi. Mengingat risiko kolesterol yang tinggi, maka harus dilakukan upaya untuk memerika terus secara berkala dalam pemeriksaan kolesterol dalam darah. Agar mengetahui bahwa dalam tubuh kita memiliki kadar kolesterol yang tinggi atau tidak.
Dengan penyakit kolesterol ini tidak dapat dipungkiri bahwa dampak ekonomi pada kolesterol jelas terlihat yang berakibat pada biaya pengobatan dan hilangnya pendapatan. Maka dari itu, perlu pencegahan dari sejak dini. Karena pada masa sekarang ini, banyak orang semakin kritis dalam penggunaan obat modern. Mayoritas orang meyakini bahwa obat yang beredar di pasaran mengandung zat kimia yang memiliki efek samping jika di konsumsi secara terus-menerus. Ternyata banyak masyarakat di sekeliling kita yang lebih suka memakai obat-obatan tradisional daripada obat yang di jual di pasaran. Bahkan, masyarakat tidak mengherankan bila tren obat-obatan tradisional juga kembali marak dikalangan masyarakat Indonesia. Karena mereka telah meyakini bahwa obat tradisional lebih aman tidak ada zat kimia yang berbahaya dan yang mengakibatkan efek samping pada tubuh. Padahal  dalam kehidupan kita sehari-hari selalu berhubungan dengan zat kimia. Sebagai contoh, oksigen yang kita hirup setiap hari dan garam dapur yang di pakai untuk memasak. Maka dari itu, dapat dimengerti bahwa obat modern maupun tradisional sama  saja mengandung bahan kimia. Zulaeha dan Hakiem (2015:4), menyatakan “Efek samping dari obat tradisional relatif lebih kecil dibandingkan obat kimia”.
Dan ini ada salah satu tanaman herbal yang dikatakan sebagai alternatif pengobatan dalam upaya kesehatan. Tanaman yang gunanya untuk obat tradisional  yaitu tanaman daun binahong yang mampu  untuk pengobatan kolesterol. Sejalan dengan pendapat Nuraini (2014:32-34) “Penyakit yang dapat disembuhkan dengan tanaman binahong yaitu penyembuhan luka, menghilangkan kerutan, jerawat, ambeyen, diabetes, batuk, radang paru-paru, borok menahun, darah rendah, disentri, gatal-gatal, eksm kulit, gegar otak, gusi berdarah, mimisan, melancarkan haid, meningkatkan nafsu makan, mengobati lemah syahwat, menjaga stamina, patah tulang, radang ginjal, obat luka sehabis operasi, sesak napas, usus bengkak, maag, asam urat, menyehatkan jantung, menurunkan kolesterol, dan mencegah stroke”. Sebagian orang mungkin menganggapnya hanya sebuah tanaman biasa yang marambat di halaman rumah dan hanya untuk menghias halaman rumah saja. Pada kenyataanya, daun binahong ini bisa saja dimakan karena memiliki banyak manfaat dan kegunaan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Apalagi semua bagian dari tanaman binahong memiliki kasiat masing-masing. Mulai daunnya yang memiliki banyak kandungan manfaat yang baik untuk menyembuhkan sejumlah penyakit. Ada kandungan yang didalam daun binahong yaitu saponin. Saponin ini berfungsi di dalam tubuh untuk sebagai pembersih tubuh, menurunkan kolesterol dan meningkatkan kekebalan tubuh. Senyawa aktif yang mampu menghasilkan zat pelindung bagi tubuh, yaitu zat antibakteri, antivirus, dan masih banyak zat lain untuk kesehatan tubuh. Selain itu, binahong juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi pada tubuh karena adanya kandungan alkaloid. Untuk memperoleh manfaat binahong sebagai obat penurun kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh bisa mengkonsumsinya secara rutin. Dapat mengolahnya dengan direbus dan minum air rebusan tersebut secara teratur. Namun demikian, selain mengkonsumsi rebusan daun binahong, juga dapat mengimbangi dengan rajin berolahraga dan hindari makanan yang menimbulkan kolesterol.
Kandungan alkaloid dan zat saponin dari daun binahong yang berguna untuk penyakit kolesterol. Dan dapat disimpulkan bahwa dalam pemahaman masyarakat tentang manfaat tanaman binahong sebagai obat tradisional secara alami masih terbatas. Namun, dengan adanya penjelasan mengenai obat modern dengan obat tradisional kini masyarakat mengetahui bahwa ternyata daun binahong dapat mengobati berbagai penyakit seperti kolesterol, jantung, diabetes, dan lain-lain. Tidak hanya daunnya saja yang dapat dikonsumsi, melainkan seluruh bagian tanaman daun binahong yang memiliki kasiat masing-masing.


Daftar Pustaka


M, Ruhama Desy dan  Andi Nova. 2018. “Pembinaan Masyarakat Tentang Pemanfaatan Tanaman Binahong (Anredera cordifolia) sebagai Obat Tradisional di Gampong Sidorejo Langsa Lama”. Jurnal Jeumpa, 5(02):113-114.
Zulaeha, T dan Hakiem, L. 2015. Ensiklopedia Pengobatan Herbal. Surakarta: Ziyad Books.
Nuraini, DN. 2014. Aneka Daun Berkhasiat Untuk Obat. Yoyakarta: Gava Media.
Tanpa Pengarang. 2019. Manfaat Daun Binahong untuk Kolesterol. https://manfaat.co.id/manfaat-daun-binahong-untuk-kolesterol (Diunduh 5 Juli 2019).




Pemanfaatan Daun Binahong sebagai Obat Alternatif untuk Penyakit Kolesterol

Melinia Ajeng Wahyudi             Kolesterol adalah lemak yang didapatkan dari makanan yang terdapat pada tubuh kita dan berpengaruh b...